Minggu, 21 Februari 2016

Aku hanyalah seorang Peniru

Aku hanya berusaha
Berusaha menjadi Fatimah R.A istri Ali yang menerima semuanya dijadikan cukup tanpa mengeluh kepada Ali
Berusaha menjadi Aisyah R.A yang dengan kecerdikannya dapat membantu Rasulullah dalam situasi apapun.
Berusaha menjadi khadijah R.A seorang istri yang bisa menjadi sosok teman, sahabat dan ibu yang mengabdikan seluruh harta dan hidupnya kepada Rasulullah.
Tapi apa daya,,,

Aku hanya peniru
peniru yang jauh dari kata sempurna
peniru yang memiliki banyak cacat

aku masih suka mengeluh dalam banyak hal
aku yang tak bisa menjadi tempat ceritamu dikala kamu susah
aku yang belum sepenuhnya bisa menjadi sosok teman dan sahabat yang bisa membuatmu senang
aku yang belum bisa menjadi sosok seorang ibu  yang bisa membuatmu tenang
aku yang bahkan belum bisa menjadi sosok seorang istri yang mengabdikan seluruh hidupnya kepada suaminya


dibalik keluhanku, aku hanya ingin didengarkan
dibalik amarahku, aku hanya ingin dirangkul dan direngkuh
dibalik tangisanku, aku hanya butuh kamu disisiku sebagai penenangku

tak perlu kau keraskan suaramu, karena hatiku bisa takut
tak perlu kau diamkan aku, karena hatiku merasa ditinggalkan
tak perlu kau buat aku merasa bersalah dengan sindiranmu, karena hatiku bisa terluka

cukup rangkul dengan kasih sayang mu,,

agar aku bisa merasakan, rasa kasih sayangmu.
akupun dapat menyadari  kesalahanku karena menyakitimu dengan semua sikap manjaku..




21 februari 2016

Sabtu, 14 November 2015

what must I do?

What must I do?

Aku tak tau.
Aku merasa tak berhak menentukan apa apa.

Ketika aku kecil semuanya dipilihkan
Semuanya diatur. Semuanya sudah tersedia

Dan sekarang aku kira aku bisa menentukan apa yang aku mau.
Aku kira aku sudah bisa memilih.
Aku kira aku sudah pantas memikirkan apa yang terjadi.
But Iam Wrong!!!

Hidupku bukan milikku
Aku hanya diajarkan mana yg baik dan buruk tapi aku tetap tidak berhak menentukan yang mana yang bisa aku jalani.
Aku diajarkan mengambil keputusan tapi aku tak berhak mengambil keputusan apapun.

Hidupku bukan milikku
Jujur aku lelah.
Apa gunanya aku berfikir? Jika aku tak berhak menentukan
Apa gunanya aku belajar? Jika aku tak pantas memilih?
Apa gunanya aku melihat? Jika aku tak boleh menentukan

Jadi untuk apa aku hidup?

ALONE

Nyatanya aku sendiri..
Aku fikir aku menunggu seseorang..
Tapi tidak
Tak ada yang aku tunggu atau memang tak ada yg harus ditunggu.
Namun aku tetap menunggu.

Aku sendiri
Sendiri menunggu.
Tak tau menunggu siapa.
Seperti menunggu sebuah kepastian namun hal apa yang harus aku pastikan.

Aku tetap menunggu..
Disini.
Jutaan orang lalu lalang
Dan mereka hanya lewat dan aku tetap menunggu..

Menunggu siapa?

Yang aku tunggu tak kunjung datang
Tak mau datang atau memang tak ada yang aku tunggu.

Aku tetap menunggu
Sampai waktu berpihak kepadaku.
Sampai keputusan berpihak kepadaku.
Sampai semua orang melihat kepadaku.
Sampai segalanya berbalik arah mengerti aku.

Dan aku tetap menunggu
Sendirian...
Aku sendirian menunggu ketidakpastian..